EDISI 6

Konsultasi 1

Assalâmu’alaikum wr, wb.

Saya ibu rumahtangga dengan empat orang anak, dua laki-laki dan dua perempuan. Laki-laki paling sulung tengah beranjak dewasa, sedangkan si bungsu laki-laki sedang dalam masa perkembangan (10 tahun).

Dua anak ini sangat berbeda tabiatnya. Si sulung begitu pendiam, sedangkan si bungsu sangat aktif, bahkan bisa dibilang agak nakal. Pergaulan mereka jelas mempengaruhi tabiatnya. Saya khawatir dengan si bungsu yang saat ini sedang suka bermain-main dengan kayu, bambu, atau apa saja yang bisa ia manfaatkan untuk memukul-mukul barang yang ditemuinya. Mungkin ia terpengaruh dengan tonton aksi film di TV atau video game pertarungan yang suka dimainkan kakaknya.

Apa yang harus saya lakukan agar kebiasaan ini bisa dihilangkan atau diperbaiki?

Terimakasih

Wassalâmu’alaikum wr, wb.

Reni Muflihah

Serang, Banten

Wa’alaikumsalâm wr, wb.

Bu Reni;

Kenakalan belum tentu negatif. Kenakalan anak-anak terkadang justru merupakan ciri kecerdasan. Tokoh-tokoh besar dalam sejarah, biasanya mereka nakal saat masa kecilnya. Yang penting, beri ruang anak ibu untuk berekspresi. Doa dan kasih sayang ibu akan memoles kehalusan jiwanya.

Wassalam

AM

=======

Konsultasi 2

Assalâmu’alaikum wr, wb.

Sudah hampir 17 tahun kami menjalani bahtera rumahtangga. Anak kami sudah tiga, yang paling besar sudah sekolah di SMU dan yang paling kecil baru masuk SMP. Selama masa pernikahan ini ada sebuah kesukaan suami saya yang membuat saya suka kesal, yaitu memancing ikan.

Hobinya memancing suka membuatnya lupa cepat pulang atau memperhatikan perkembangan anak-anak kami. Walau terbilang ia suami yang bertanggungjawab dalam memenuhi kebutuhan keuangan keluarga, tapi hobi memancing yang banyak menyita waktu luangnya sangat membuat saya gusar.

Mohon petunjuk apa yang harus saya lakukan untuk mengubah hobi buruk itu.

Sekian.

Wassalâmu’alaikum wr, wb.

Ina Sakinah

Pamulang, Tangerang, Banten

Wa’alaikumsalâm wr, wb.

Bu Ina;

Saya faham kekesalan ibu kepada suami. Kalau ibu yang menegur, pasti suami ibu akan marah. Suami ibu perlu teman yang bisa memberi arahan, bahwa memancing itu bagus sebagai hobi dan rekreasi, tapi bukan sebagai pekerjaan tetap. Jika teman ibu punya teman akrab, saya yakin ia bisa mengubah cara pandangan suami ibu itu.

Wassalam

AM

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: