Musim Dingin

senja di matamu kini menjelma gelombang

mengantarkan sajak-sajakku ke tepian

matamu yang sayup menelusup detang jantungku perlahan

suaramu menjelma bunyi seruling

mengajakku kembali bermusim

hujan masih saja berusaha

mengekalkan pertemuan kita

serupa zikir angin menyisir

rambut waktu

menjadi musim dingin

dan kini, tubuhmu telah

menjadi tulang-belulang

lahirlah sunyi nan abadi

Ervan Setiawan, santri kelas V TMI Putra Al-Amien Prenduan, Sumenep Madura, asal Lenteng.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: