*Musim Dingin*

Senja di matamu kini menjelma

gelombang, mengantarkan sajak-sajakku

ke tepian, matamu yang sayup

menelusup detak jantungmu perlahan

suaramu menjelma bunyi seruling

mengajakku kembali bermusim

hujan masih saja berusaha

mengekalkan pertemuan kita

serupa zikir-zikir angin yang menyisir

tangan-tangan waktu

menjelma musim dingin

dan kini, tubuhmu telah mekar

menjadi tulang-tulang rusuk

di badanku yang tumbuh abadi

30 desember 2008

Erfan Setiawan, santri kelas V TMI Putra Al-Amien Prenduan

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: